Parkit

Parkit merupakan burung yang bisa kita jumpai di pasar-pasar burung sekarang sesungguhnya merupakan hasil penjinakan jenis parkit liar di Australia. Proses penjinakannya sudah lama terjadi ketika Kapten Cook mendarat pertama kali di benua Australia.
Burung parkit adalah burung dengan paruh bengkok yang banyak dipelihara oleh manusia. Burung ini mempunyai bulu indah dan sifatnya jinak. Burung parkit bukanlah burung asli Indonesia. Ia adalah penghuni benua Australia. Sejak abad 18, burung ini dibawa ke negara-negara Eropa dan menjadi burung favorit. Pada tahun 1831 salah satu museum di London, Linne Society memamerkan pajangan burung parkit yang mati, tetapi tampak seperti masih hidup di dalam suatu ruangan. Inilah yang mengundang berbagai kalangan khusunya para penghobi di bidang perburungan. Di antaranya adalah John Gould yang membawanya ke negeri Inggris.
Tahun 1850 perkembangan burung  berparuh bengkok ini mulai sukses dibiakan di kebun binatang Antwerpens, Belgia. Karena kecantikan warna bulu burung ini, beberapa negara mulai mengimpornya dalam jumlah yang besar dan pada akhirnya burung parkit sudah mulai dikembangkan dimana-mana.